Anastasia Zefanya, 4123110 (2025) KAJIAN INVESTASI PERDAGANGAN KARBON ATAS KINERJA LIKUIDITAS TRANSAKSI DI BURSA KARBON INDONESIA: STUDI KASUS PADA AWAL PELUNCURAN IDX CARBON PERIODE SEMESTER I TAHUN 2024. S2 publication, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Harapan Bangsa.

Full text not available from this repository.

Abstract

Perubahan iklim merupakan tantangan global yang mendesak dengan dampak luas terhadap ekosistem dan kehidupan manusia. Untuk menghadapinya, pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK) menjadi langkah utama, dengan Indonesia memiliki peran penting melalui kebijakan dan regulasi terkait mitigasi perubahan iklim. Salah satu inisiatif utama adalah penyelenggaraan perdagangan karbon yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021, yang diharapkan dapat memperkuat upaya pengendalian emisi dan mendukung pencapaian target pengurangan emisi nasional. Bursa Karbon Indonesia (IDX Carbon) yang diluncurkan pada 2023 bertujuan untuk memfasilitasi perdagangan karbon di Indonesia, dengan potensi pasar yang sangat besar, namun volume perdagangan hingga 2024 masih jauh dari ekspektasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja transaksi perdagangan karbon pada semester pertama tahun 2024 di IDX Carbon, dengan fokus pada volume perdagangan, nilai transaksi, dan frekuensi perdagangan. Penelitian ini juga bertujuan untuk mengeksplorasi faktor-faktor yang mempengaruhi likuiditas pasar dan partisipasi di IDX Carbon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif untuk menggambarkan karakteristik kinerja perdagangan karbon di IDXCarbon pada Semester I Tahun 2024. Metode ini memungkinkan analisis data empiris seperti volume perdagangan, nilai transaksi, dan fluktuasi harga, tanpa melakukan pengujian hipotesis, sehingga fokus pada deskripsi fenomena yang terjadi. Dengan menganalisis data dan kondisi pasar, penelitian ini akan memberikan wawasan tentang tantangan dan peluang dalam pengembangan bursa karbon Indonesia, serta memberikan rekomendasi untuk meningkatkan likuiditas dan partisipasi pasar. IDXCarbon, yang diluncurkan pada akhir September 2023, mencatatkan volume perdagangan karbon sebesar 494.254 ton CO2e dengan nilai perdagangan mencapai 30,907 miliar IDR pada 2023. Pada semester pertama 2024, kinerja transaksi menunjukkan hasil yang masih dalam tahap awal perkembangan dengan volume dan nilai transaksi yang belum optimal, disebabkan oleh partisipasi yang terbatas, kurangnya pemahaman, dan proses sertifikasi yang memakan waktu. Kendala utama termasuk rendahnya partisipasi pasar, hambatan regulasi, dan kurangnya insentif finansial. Untuk meningkatkan likuiditas pasar, dibutuhkan strategi seperti penyederhanaan regulasi, peningkatan insentif, serta edukasi dan infrastruktur digital yang lebih baik.

Item Type: Publication (S2)
Additional Information: Dr. Mentiana Sibarani, S.E., M.Si. (Pembimbing) Dr. Bobby W. Saputra, CA., CFP®, RFA®, CSP, CIS® (Penguji) Dr. Sandy Setiawan, S.E., M.M. (Penguji) https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/IKRAITH-EKONOMIKA/article/view/4267
Uncontrolled Keywords: perubahan iklim, gas rumah kaca, perdagangan karbon, Bursa Karbon Indonesia, likuiditas pasar.
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: STIEHB > Magister Managemen
Depositing User: Staf Perpus - Mhs ithb
Date Deposited: 22 Jan 2026 05:22
Last Modified: 22 Jan 2026 05:22
URI: http://repository.ithb.ac.id/id/eprint/638

Actions (login required)

View Item
View Item

Ithb Repository is powered by EPrints 3.4 which is developed by the School of Electronics and Computer Science at the University of Southampton. About EPrints | Accessibility